BERITA
  • 08 Juni 2020
  • 0 Komentar
  • 567 Kali Dilihat
SEJARAH SINGKAT PENDIRI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA PRINGSEWU KH. ABDULLAH SAYUTI

Abdullah Sayuti dilahirkan di Desa Somolangu, Cilowok Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah. Beliau dibesarkan pada masa penjajahan Belanda. Seperti kebanyakan anak pada waktu itu hidup dalam keterbatasan sandang, pangan, dan papan. Akses pendidikan formal tidak tersentuh, maka dari itu beliau menempuh pendidikan agama di Pesantren. Masa kecil beliau diisi dengan mengaji dibawah pengawasan dari seorang ulama besar pada masa itu yang bernama Al Maghfurllah KH. Abdurrohman Somolangu.

Saat Usia menjelang dewasa KH. Sayuti ikut menjadi seorang pejuang pembela agama dan tanah air bersama putra KH. Abdurrahman yang bernama KH. Romo Taifur. Perjuangan ini melebar sampai ke Jawa Timur. Kemudian saat di Jawa Timur beliau melanjutkan pendidikan agama (mondok) di Pondok Pesantren Tebu Ireng dibwah bimbingan KH. Hasyim Asy’ari.

Selain mengaji beliau juga ditugaskan mengasuh putra Kyai Hasyim Asy’ari yang bernama Gus Wahid Hasyim. Dalam sejarah KH. Wahid Hasyim pernah menduduki jabatan Menteri Agama RI sebanyak 2 (dua) periode, periode pertama tanggal 30 September 1945-14 November 1945 dan periode kedua tanggal 20 Desember 1945-03 April 1952. Putra KH. Wahid Hasyim  juga merupaka  ulama besar yang bernama KH. Abdurrahman Wahid dan menjadi Presiden ke-4 Republik Indonesia.

Tahun 1945 hingga tahun 1950, KH. Abdullah Sayuti melanjutkan perjuangan di Daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Daerah yang menjadi basis perjuangan beliau adalah di Karesidenan Kebumen, adapun markas perjuangan beliau yang berada di Daerah Somolangu, di daerah tersebut terdapat pegunungan yang memiliki sebuah goa yang dikenal sebagai Goa Celowok. Hingga akhirnya pada tahun 1953 KH. Abdullah Sayuti melanjutkan perjuangannya menuju Lampung membawa serta Isteri beliau yang bernama Mariam dan Putrinya yang bernama Hamdanah. Di Lampung beliau bermukim di Desa Pringkumpul Kecamatan Pringsewu, disinilah kemudian KH. Abdullah Sayuti mendirikan Pondok Pesantren Nurul Huda. (sumber: Naskah Sumber Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pringsewu)